Pagi yang mendung,
Tiadanya embun,
Udara itu baunya gelisah,
Mungkin ketenangan sudah habis disedut resah,
Mungkin juga rindu itu kian menjengah,
Yang akhirnya menapak kekal,
Di dalam hati sang gundah.
Dia menjalar sepi,
Di lautan ini masih mencari,
Tatkala yang lain menggapai bahagia,
Dia masih menyelam mencari permata,
Hatinya sudah terbuka kini,
Namun tiada berkunjung sang penyeri,
Mungkin hanya belum masanya lagi...

No comments:
Post a Comment