Monday, 20 April 2015

Titis

Pagi yang mendung,
Tiadanya embun,
Udara itu baunya gelisah,
Mungkin ketenangan sudah habis disedut resah,
Mungkin juga rindu itu kian menjengah,
Yang akhirnya menapak kekal,
Di dalam hati sang gundah.
Dia menjalar sepi,
Di lautan  ini masih mencari,
Tatkala yang lain menggapai bahagia,
Dia masih menyelam mencari permata,
Hatinya sudah terbuka kini,
Namun tiada berkunjung sang penyeri,
Mungkin hanya belum masanya lagi...












Wednesday, 15 April 2015

Nikmat itu berhenti


Aku rindu saat aku masih lagi disini.. diberi nikmat oleh Allah untuk merasa indahnya syurga..kini aku keluar darinya.. alangkah malang kaki ini melangkah.... ku tunggu saat ku dipanggil semula oleh ahlinya...... ya tarim wa ahlaha.....